Pentingnya Menjaga Lisan di Era Informasi

oleh

Lisan merupakan salah satu karunia besar yang bisa menjadi jalan menuju kebaikan, namun juga bisa menjadi sumber malapetaka jika tidak dijaga. Di era informasi yang serba cepat, “lisan” kini juga mewujud dalam bentuk tulisan, komentar, dan status di media sosial. Islam sangat menekankan pentingnya menjaga ucapan agar tidak menyakiti perasaan orang lain atau menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Menjaga lisan adalah bentuk kontrol diri yang menunjukkan kematangan karakter seseorang.

Banyak konflik sosial dan perpecahan keluarga bermula dari ucapan yang tidak dipikirkan dampaknya secara mendalam. Prinsip dasar dalam berkomunikasi adalah berkata yang baik atau diam jika tidak mampu memberikan manfaat. Sebelum berbicara atau mengetik sesuatu, penting untuk mempertimbangkan apakah kalimat tersebut benar, bermanfaat, dan tidak menyinggung harga diri orang lain. Kemampuan untuk menyaring kata-kata adalah bukti bahwa seseorang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang matang.

Menghindari ghibah (membicarakan keburukan orang lain) dan fitnah adalah prioritas utama dalam menjaga kehormatan diri dan orang lain. Dengan membiasakan diri untuk fokus pada pembicaraan yang produktif dan inspiratif, suasana sosial akan menjadi lebih harmonis dan positif. Menggunakan lisan untuk memberikan apresiasi, nasihat yang tulus, dan kata-kata penyemangat akan membawa keberkahan bagi pembicara maupun pendengarnya. Menjaga lisan adalah langkah awal menuju hati yang bersih.

Fahmi Fachruddin/Magang

Baca Juga:  Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik sebagai Amanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.